Masjid dan Hangatnya Kebersamaan Jamaah

Masjid bukan hanya tempat menunaikan shalat berjamaah, tetapi juga ruang untuk menumbuhkan kebersamaan dan keakraban antarjamaah. Seusai shalat, obrolan ringan sering kali menjadi jembatan yang mendekatkan hati. Saling menyapa, bertanya kabar, dan berbagi cerita sederhana membuat masjid terasa hidup dan ramah. (ist)

 

-----

PEDOMAN KARYA

Ahad, 04 Januari 2026

 

Masjid dan Hangatnya Kebersamaan Jamaah

 

Masjid bukan hanya tempat menunaikan shalat berjamaah, tetapi juga ruang untuk menumbuhkan kebersamaan dan keakraban antarjamaah. Seusai shalat, obrolan ringan sering kali menjadi jembatan yang mendekatkan hati. Saling menyapa, bertanya kabar, dan berbagi cerita sederhana membuat masjid terasa hidup dan ramah.

Kebersamaan itu semakin kuat ketika masjid rutin mengadakan pengajian. Jamaah duduk bersama, mendengarkan tausiyah, belajar memahami agama dengan suasana yang tenang dan penuh kekeluargaan. Ilmu yang disampaikan tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga mempererat ikatan ukhuwah.

Tak jarang, setelah pengajian, jamaah meluangkan waktu untuk ngopi bersama. Duduk melingkar, menyeruput kopi atau teh hangat, diselingi canda ringan dan tawa kecil. Suasana seperti inilah yang menjadikan masjid bukan tempat yang kaku, melainkan rumah bersama yang menenangkan.

Kebersamaan, keakraban, dan suasana cair di masjid akan menumbuhkan rasa memiliki. Dari masjid yang hangat inilah lahir jamaah yang solid, saling peduli, dan siap berjalan bersama dalam kebaikan. (asnawin)

 


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama