-----
Selasa, 13 Januari 2026
Sebanyak 125 Calon
Da’i Ikuti Sekolah Tabligh Muhammadiyah Sulsel Zona 6
MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA).
Sebanyak 125 calon da’i muda dari Kabupaten Soppeng, Kabupaten Bone, Kabupaten Sinjai,
Kabupaten Maros, dan Kabupaten Bulukumba, mengikuti Sekolah Tabligh
Muhammadiyah Zona 6 Sulsel, 12-25 Januari 2026.
Ke-125 peserta tersebut terdiri atas 39
orang utusan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bone, 6 orang utusan PDM Bulukumba,
19 orang utusan PDM Maros, 47 orang utusan PDM Sinjai, dan 14 orang utusan PDM Soppeng.
“Ini adalah Sekolah Tabligh Muhammadiyah
Sulsel angkatan kedua. Angkatan pertama kami laksanakan dua tahun lalu,
sedangkan angkatan kedua kami mulai tahun lalu dan berlanjut hingga Feruari bulan
depan,” jelas Ketua Majelis Tabligh Muhammadiyah Sulsel, Dr Nurdin Mappa,
kepada wartawan, di Makassar, Selasa, 13 Januari 2026.
Sekolah Tabligh Muhammadiyah Angkatan
Pertama dilakukan secara terpusat dan diikuti peserta dari semua PDM se-Sulsel,
sedangkan Sekolah Tabligh Muhammadiyah Angkatan Kedua dilakukan oleh
masing-masing daerah dan dibagi ke dalam tujuh zona.
Ke-7 zona tersebut yaitu Zona 1: Makassar,
Gowa, Maros, dan Takalar. Zona 2: Pangkep, Barru, Jeneponto, dan Bantaeng. Zona
3: Parepare, Pinrang, Sidrap dan Wajo. Zona 4: Enrekang, Tana Toraja, dan
Toraja Utara.
Zona 5: Palopo, Luwu, Luwu Utara, dan Luwu
Timur, Zona 6: Bone, Soppeng, Sinjai, dan Bulukumba, serta Zona 7: Selayar.
“Maros sebenarnya masuk Zona I, tetapi satu
dan lain hal kami pindahkan ke Zona 6. Dan bulan depan zona tujuh PDM Selayar,”
kata Nurdin.
Proses pelatihan dilakukan secara daring dan
luring. Materi daring dilakukan pada malam hari sebanyak 13 materi dengan
pemateri dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah
Sulsel, sedangkan proses pelatihan secara luring dilakukan di daerah
masing-masing pada hari terakhir dengan pemateri dari Pimpinan Wilayah
Muhammadiyah Sulsel dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah masing-masing.
Materi pada hari terakhir secara luring
yaitu materi “Metode dan Strategi Dakwah”, materi “Sosialisasi Sistem Informasi
Tabligh Muhammadiyah (SITAMA)” oleh Majelis Tabligh PP Muhammadiyah via zoom, serta
materi “Dakwah Digital.”
“Terakhir dilakukan ujian praktek dakwah,”
kata Nurdin.
Sekolah Tabligh Muhammadiyah Sulsel Zona 6
sudah dimulai Senin malam, 12 Januari 2026, dengan Mater 1: “Strategi Dakwah
Muhammadiyah (Implementasi Risalah Islam Berkemajuan di Ranah Tabligh)” dengan
narasumber Drs Gita Danupranata MM (Majelis Tabligh PP Muhammadiyah).
Materi kedua “Al Quran dan Tafsir (Pemahaman Ayat-ayat tentang Dakwah)” pada Selasa malam, 13 Januari 2026, dibawakan oleh Dr Saiful Bahri Lc MA (Majelis Tabligh PP Muhammadiyah). (win)
