Suara Toa Tidak Kedengaran, Banyak Jamaah Terlambat ke Masjid

“Banyaknya kodong jamaah yang terlambat ke masjid tadi waktu shalat lohor,” kata Daeng Nappa’ kepada Daeng Tompo’ saat ngopi siang di warkop batas kota. (Foto: Asnawin Aminuddin / PEDOMAN KARYA)


------

PEDOMAN KARYA

Senin, 05 Januari 2026

 

Obrolan Daeng Tompo’ dan Daeng Nappa’:

 

Suara Toa Tidak Kedengaran, Banyak Jamaah Terlambat ke Masjid

 

“Banyaknya kodong jamaah yang terlambat ke masjid tadi waktu shalat lohor,” kata Daeng Nappa’ kepada Daeng Tompo’ saat ngopi siang di warkop batas kota.

“Kenapa bisa?” tanya Daeng Tompo’.

“Suara toa tidak kedengaran. Rusak,” jawab Daeng Nappa’.

“Seharusnya diperiksa sebelum masuk waktu shalat,” kata Daeng Tompo’.

“Iye’,” ujar Daeng Nappa’.

“Karena banyak orang sedang sibuk atau dalam perjalanan, jadi patokan mereka adalah suara adzan. Kalau tidak kedengaran suara adzan, mereka tentu terlambat atau tidak jadi shalat berjamaah,” lanjut Daeng Tompo’.

“Tapi, mustinya kita bisa pasang alarm waktu shalat di hape, jadi setiap masuk waktu shalat alarm-nya berbunyi,” kata Daeng Nappa’.

“Jadi kita’, adaji alarm waktu shalat di hape ta’?” tanya Daeng Tompo’.

“Belum adapi juga,” jawab Daeng Nappa’ sambil tersenyum.

“Ah, kukiratommi adami,” ujar Daeng Tompo’ sambil tertawa.

“Tapi selalu ja ke masjid boss,” kata Daeng Nappa’ juga sambil tertawa. (asnawin)

 

Senin, 05 Januari 2026

  

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama