------
Kamis, 26 Februari 2026
Kolaborasi Unhas –
Nindya Karya Dorong Lahirnya Insinyur Unggul di Era Transformasi Industri
MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA).
PT Nindya Karya menggelar kegiatan “Campus Hiring” di Lecturer Theater 1 Gedung
CSA, Kampus Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas), Kabupaten Gowa, Rabu,
25 Februari 2026.
Kegiatan yang dihadiri oleh 300 peserta
tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA)
antara kedua pihak, menandai komitmen bersama dalam pengembangan sumber daya
manusia unggul di bidang teknik dan konstruksi.
Direktur Utama PT Nindya Karya, Ir.
Firmansyah, ST, IPU, dalam sambutannya mengatakan, kolaborasi ini merupakan
langkah nyata perusahaan dalam membangun ekosistem talenta yang berkelanjutan.
Ia menyampaikan bahwa kebutuhan industri
konstruksi ke depan menuntut kehadiran insinyur muda yang tidak hanya kompeten
secara teknis, tetapi juga adaptif dan memiliki integritas tinggi.
Direktur Pengembangan Bisnis dan Sumber
Daya Manusia PT Nindya Karya, Eduard Batubara, menekankan pentingnya kesiapan
lulusan dalam menghadapi dinamika industri yang terus berkembang.
Ia menjelaskan bahwa perusahaan membuka
ruang luas bagi talenta muda untuk berkembang melalui berbagai program
pengembangan karier dan leadership. Menurutnya, sinergi antara kampus dan
industri menjadi kunci dalam menciptakan sumber daya manusia yang relevan
dengan kebutuhan zaman.
Fakultas Teknik Unhas, katanya, telah
terbukti melahirkan banyak tenaga profesional unggul yang kini berkiprah di
Nindya Karya, bahkan sekitar 10 persen karyawan Nindya Karya berasal dari
alumni Unhas yang menempati berbagai posisi strategis
Dekan Fakultas Teknik Unhas, Prof Muhammad
Isran Ramli, menyambut positif kerja sama tersebut sebagai bentuk konkret
penguatan hubungan antara dunia akademik dan dunia kerja.
Ia menilai bahwa kolaborasi ini akan
memberikan manfaat besar bagi mahasiswa dalam memperoleh pengalaman praktis
serta akses langsung ke dunia industri. Ia juga menegaskan bahwa Fakultas
Teknik Unhas berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi
juga mampu menjadi pemimpin di masa depan.
Dukungan juga datang dari Ketua Ikatan
Alumni Teknik Unhas, Ir. Muhammad Sapri Pamulu, PhD, IPU, yang menyoroti
pentingnya peran alumni dalam menjembatani hubungan antara kampus dan industri.
Ia menyatakan bahwa alumni memiliki posisi
strategis dalam membuka peluang dan memperkuat jaringan profesional bagi
lulusan baru, sehingga kegiatan seperti ini perlu terus diperluas dan
diperkuat.
Penandatanganan MoA antara Fakultas Teknik
Unhas dan PT Nindya Karya menjadi bagian penting dari rangkaian acara.
Kesepakatan tersebut mencakup pelaksanaan
Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan
pengabdian kepada masyarakat, serta penyelenggaraan berbagai kegiatan bersama
seperti kuliah tamu, seminar praktisi, program magang, job fair, dan campus
hiring.
Selain itu, kerja sama juga mencakup
pemanfaatan tenaga ahli dari kalangan dosen serta kolaborasi lintas program
studi teknik. MoA ini berlaku selama tiga tahun dan menegaskan komitmen kedua
pihak terhadap prinsip transparansi serta anti korupsi sesuai standar
internasional.
Dalam sesi berbagi pengetahuan yang
dipandu oleh Amril Taufik Gobel (Technical Advisor Nindya Learning Center PT
Nindya Karya) sebagai moderator, Habibie Razak, yang merupakan Chairman BKS PII
dan Regional Director (Energy) Surbana Jurong Group Indonesia & ASEAN, dan tampil
sebagai pembicara, memaparkan peluang besar bagi insinyur Indonesia di tengah
era transisi energi.
Ia menjelaskan bahwa sektor energi,
termasuk energi terbarukan, LNG, dan ekosistem kendaraan listrik, membuka ruang
luas bagi peran insinyur multidisiplin. Indonesia sendiri memiliki potensi
besar, termasuk cadangan panas bumi yang mencapai sekitar 40 persen dari total
dunia.
Ia juga menekankan pentingnya kompetensi
masa depan yang mencakup penguasaan teknologi digital, keberlanjutan, serta
etika profesi, sebagai bekal untuk bersaing di tingkat global
Paparan dari SVP Human Capital PT Nindya
Karya, Deni Dwiraharja, turut memberikan gambaran mengenai peluang karier di
perusahaan tersebut. Ia menyampaikan bahwa Nindya Karya membuka ratusan posisi
bagi lulusan teknik dan non-teknik, dengan proses seleksi yang meliputi tahapan
administrasi, psikotes, wawancara, hingga pemeriksaan kesehatan.
Selain itu, perusahaan juga memiliki sistem pengembangan SDM yang terstruktur melalui berbagai program pelatihan dan pengembangan kepemimpinan, serta didukung oleh Nindya Learning Center sebagai pusat peningkatan kompetensi karyawan. (kia)
