-----
Rabu, 11 Februari 2026
Tiga Dosen FEB dan Satu Dosen Fakultas
Keperawatan Unhas Dikukuhkan Guru Besar
MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Tiga
dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan satu dosen Fakultas Keperawatan Universitas
Hasanuddin (Unhas) dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam Rapat Paripurna Senat
Akademik Terbatas dalam rangka upacara Pengukuhan dan Penerimaan Anggota Dewan
Profesor, di Ruang Senat Akademik Unhas, Lantai 2 Gedung Rektorat, Kampus Unhas
Tamalanrea, Makassar, serta disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube
Senat Akademik Unhas, Selasa, 10 Februari 2026.
Tiga dosen FEB tersebut yaitu Prof. Dr.
Agussalim, SE., M.Si (Guru Besar Bidang Ilmu Ekonomi Pembangunan dan
Perencanaan), Prof. Dr. Madris, S.E., D.P.S., M.Si (Guru Besar Bidang Ilmu
Ekonomi Kependudukan), dan Prof. Dr. Muhammad Ismail, S.E., M.Si (Guru Besar
Bidang Ilmu Manajemen Pemasaran).
Satu orang dosen Fakultas Keperawatan yang
dikukuhkan sebagai guru besar yaitu Prof. Rini Rachmawaty, S.Kep., Ns., MN.,
Ph.D., Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen Keperawatan.
Rapat Pengukuhan Guru Besar dihadiri
Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa, Ketua, Sekretaris, dan Anggota Majelis Wali
Amanat, Senat Akademik, Dewan Profesor, tamu undangan, serta keluarga besar
dari para profesor yang dikukuhkan.
Rektor Unhas Jamaluddin Jompa, dalam
sambutannya mengatakan, dalam kerangka Kampus Berdampak, peran para profesor
perlu diformulasikan agar tidak hanya berorientasi pada capaian akademik,
tetapi juga pada kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Unhas memiliki kapasitas besar untuk
memberikan dampak signifikan tersebut,” kata Prof JJ, sapaan akrab Prof Jamaluddin
Jompa.
Ia berharap seluruh sivitas akademika
dapat terus mendorong tumbuhnya semangat belajar lintas bidang, keterbukaan
terhadap gagasan baru, serta kolaborasi antardisiplin ilmu sebagai kekuatan
utama dalam pengembangan akademik dan riset.
“Beragam latar keilmuan para guru besar
Unhas, menjadi pondasi penting dalam menjawab tantangan masa depan.
Kompleksitas permasalahan global saat ini membutuhkan perspektif multidisiplin
yang saling melengkapi,” tutur Prof JJ.
Di akhir sambutannya, Prof. JJ berharap
para guru besar Unhas dapat terus berperan sebagai motor penggerak perubahan
dalam mewujudkan kampus yang berdampak bagi masyarakat. (kia)
