Bupati Bulukumba Ajak Masyarakat Perkuat Silaturrahim dan Kebersamaan

BELASAN RIBU jamaah mengikuti Shalat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, di pelataran Gedung Ammatoa atau samping Kantor Bupati Bulukumba yang meluber hingga ke pelataran Gedung Pinisi dan Lapangan Pemuda Bulukumba, Sabtu, 21 Maret 2026. (Foto: Humas Pemkab Bulukumba)

 

-----

Ahad, 22 Maret 2026

 

Bupati Bulukumba Ajak Masyarakat Perkuat Silaturrahim dan Kebersamaan

 

BULUKUMBA, (PEDOMAN KARYA). Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, mengajak seluruh masyarakat menjadikan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah sebagai momentum memperkuat silaturrahim dan meneguhkan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia menyampaikan rasa syukur karena umat Islam kembali dipertemukan dengan Idul Fitri dalam suasana penuh kebahagiaan.

Menurutnya, hari kemenangan ini tidak hanya dimaknai sebagai keberhasilan menunaikan ibadah puasa, tetapi juga sebagai kesempatan untuk membuka hati, saling memaafkan, serta mempererat hubungan persaudaraan.

“Idul Fitri adalah saat yang tepat untuk menyatukan kembali hati yang mungkin sempat renggang, memperkuat ukhuwah, dan menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun daerah yang kita cintai,” ujar Andi Utta, sapaan akrab Andi Muchtar Ali Yusuf, saat memberikan sambutan pada Shalat Hari Raya Idul Fitri, di pelataran Gedung Ammatoa atau samping Kantor Bupati Bulukumba, Sabtu, 21 Maret 2026.

Di hadapan belasan ribu jamaah shalat Ied yang meluber sampai di sekitar Gedung Pinisi dan Lapangan Pemuda Bulukumba, Andi Utta mengingatkan bahwa kebersamaan yang terjalin melalui silaturrahim harus menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Ia menyinggung dinamika global, termasuk konflik yang dapat berdampak pada stabilitas ekonomi dan ketersediaan energi, sehingga masyarakat diimbau untuk menerapkan pola hidup yang lebih bijak, tidak konsumtif, serta membiasakan diri menghemat energi.

Selain itu, potensi fenomena El Nino juga perlu diantisipasi karena dapat memengaruhi sektor pertanian dan ketahanan pangan. Dalam konteks ini, ia menekankan pentingnya memperkuat kemandirian pangan sebagai bagian dari kebersamaan membangun daerah.

Andi Utta mengajak masyarakat untuk memanfaatkan setiap potensi yang dimiliki, termasuk lahan yang ada, agar lebih produktif dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga. Ia menegaskan bahwa kekuatan daerah bertumpu pada ketangguhan ekonomi masyarakatnya.

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Bulukumba, lanjutnya, tetap berkomitmen melanjutkan pembangunan di berbagai sektor, seperti peningkatan fasilitas kesehatan, pembangunan infrastruktur jalan, serta rehabilitasi ratusan sekolah guna meningkatkan kualitas pendidikan.

Menutup sambutannya, ia kembali menegaskan pentingnya menjaga kekompakan dan kebersamaan dengan berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal seperti Sipakatau, Sipakainge, Sipakalebbi, Mali Siparappe, dan Tallang Sipahua.

“Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi utama dalam mewujudkan Bulukumba yang maju, sejahtera, dan harmonis,” kata Andi Utta.

Ia juga mengingatkan seluruh aparatur pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik agar semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sebagai bagian dari semangat kebersamaan dalam melayani dan membangun daerah.

Pada acara Shalat Idul Fitri tersebut, bertindak sebagai imam yaitu Ustadz Abdul Wahab, sedangkan khutbah Idul Fitri disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bulukumba, Dr Abdul Rafik. (dar)


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama