------
Selasa, 31 Maret 2026
Sembilan ASN Pemkab Gowa Ikut Latihan
Dasar Militer
GOWA, (PEDOMAN KARYA).
Sebanyak sembilan personel perwakilan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah
Kabupaten Gowa turut ambil bagian dalam Latihan Dasar Militer Komponen Cadangan
(Latsarmil Komcad) ASN Tahun 2026 bersama 2.000-an peserta dari berbagai
kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan.
Mereka mengikuti Latihan Dasar Militer mulai
Senin, 30 Maret hingga 13 Mei 2026, di Rindam XIV Hasanuddin, Kabupaten Gowa.
Bupati Gowa, Husniah Talenrang
menyampaikan bahwa keikutsertaan ASN dalam Latsarmil merupakan bagian dari
tanggung jawab sebagai abdi negara yang harus siap dalam berbagai situasi.
Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan
kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mendukung sistem pertahanan negara
sekaligus membangun karakter disiplin, tangguh, dan berintegritas.
“ASN harus memiliki kesiapsiagaan dan
kedisiplinan yang kuat. Latsarmil ini menjadi ruang pembentukan mental dan
karakter agar kita mampu menjalankan tugas pemerintahan dengan lebih tangguh,”
ujar Husniah saat menghadiri pembukaan Latsarmil Komcad ASN di Lapangan Upacara
Rindam XIV Hasanuddin, Senin, 30 Maret 2026.
Ia juga menegaskan bahwa nilai-nilai yang
diperoleh selama pelatihan perlu diterjemahkan dalam kerja nyata di lapangan.
Kehadiran Komcad ini diharapkan mampu membawa semangat baru dalam tata kelola
pemerintahan yang lebih sigap, responsif, dan berorientasi pada pelayanan
publik.
“Kami ingin peserta yang kembali dari
pelatihan nantinya membawa semangat baru dalam bekerja, lebih terukur, lebih
disiplin, dan lebih peka terhadap kebutuhan masyarakat,” lanjut Husniah.
Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan
aparatur yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki
ketahanan mental dan loyalitas terhadap bangsa dan negara.
“Kekuatan utama kita ada pada integritas
dan komitmen melayani. Itu yang harus terus dijaga dan diperkuat,” tambah Husniah.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman
Sulaiman dalam arahannya menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen dalam
menjaga stabilitas dan ketahanan daerah.
“Komponen cadangan dari unsur ASN ini
menjadi bagian penting dalam sistem pertahanan negara yang terintegrasi. Kita
ingin membangun kesiapan bersama yang terlatih dan terukur,” ucapnya.
Kepala Badan Cadangan
Nasional (Kabacadnas) Kemhan RI, Letjen TNI Gabriel Lema, menjelaskan
bahwa pelatihan ini dirancang untuk membentuk kesiapan dasar yang dapat
diandalkan dalam kondisi darurat maupun situasi strategis lainnya.
“Melalui Latsarmil ini, peserta dibekali
kemampuan dasar yang terstruktur agar mampu berkontribusi secara optimal
sebagai bagian dari komponen cadangan nasional,” kata Gabriel Lema. (lom)
