------
PEDOMAN
KARYA
Sabtu,
11 April 2026
KULTUM
Al-Qur’an
Ditinggalkan Setelah Ramadhan
Pada
bulan Ramadhan, kita rajin membaca Al-Qur’an. Kita membaca Al-Qur’an setiap
hari. Sebagian besar dari kita bahkan membaca minimal satu juz Al-Qur’an setiap
hari. Dan mengkhatamkan bacaan Al-Qur’an selama bulan Ramadhan.
Setelah
Ramadhan, sebagian dari kita tidak lagi membaca Al-Qur’an. Al-Qur’an yang kita
baca selama Ramadhan, disimpan kembali di lemari. Hanya sekali-sekali diambil
dan dibaca jika diperlukan.
Seharusnya
kebiasaan membaca Al-Qur’an selama Ramadhan tetap diteruskan. Tetap membaca
Al-Qur’an setiap hari.
Rasulullah
mensunnahkan membaca Al-Qur’an dan menyampaikan pahalanya. Ibnu Mas’ud
radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Barang
siapa yang membaca satu huruf dari kitab Allah, maka baginya satu kebaikan.
Satu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan
alif laam miim itu satu huruf, tetapi aliif itu satu huruf, laam itu satu
huruf, dan miim itu satu huruf.” (HR. Tirmidzi)
Jumlah
huruf dalam Al-Qur’an itu lebih dari 1 juta, bahkan ada yang menyebut kurang
lebih 1,5 juta huruf.
Bacaan
basmalah saja itu ada 19 huruf. Bismillahirrahmanirrahim. Ba, Sin, Mim, Alif,
Lam, Lam, Ha, Alif, Lam, Ra, Ha, Mim, Nun, Alif, Lam, Ra, Ha, Ya dan Mim.
Jadi
kalau kita membaca “Bismillahirrahmanirrahim” maka kita sudah membaca 19 huruf,
dikali 10, maka jumlahnya 190 kebaikan. Kalau kita baca 1,5 juta huruf, maka
kita mendapatkan 15 juta kebaikan. (asnawin aminuddin)
