![]() |
| Unhas meloloskan 201 proposal Pendanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Hibah BIMA Kemdiktisaintek 2026. (int) |
----
Selasa, 14 April 2026
Unhas Loloskan 201 Proposal Penelitian
Pendanaan BIMA
MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA).
Universitas Hasanuddin (Unhas) meloloskan 201 proposal Pendanaan Penelitian dan
Pengabdian kepada Masyarakat Hibah BIMA Kemdiktisaintek 2026.
Ke-201 proposal penelitian tersebut
terdiri atas 70 pendanaan lanjutan (65 penelitian dan 5 pengabdian masyarakat),
dan 131 pendanaan baru (106 penelitian dan 25 pengabdian masyarakat).
Seluruh skema pendanaan yang ditawarkan
dalam klaster PTNBH Kluster Mandiri berhasil diraih, menunjukkan kekuatan
multidisiplin Unhas.
Sekretaris Lembaga Penelitian dan
Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unhas, Prof Suharman Hamzah, menyampaikan,
pencapaian ini tidak terlepas dari upaya intensif dalam memberikan pendampingan
kepada para pengusul.
Pendekatan yang dilakukan meliputi
pendampingan terstruktur serta strategi pemetaan skema yang sesuai dengan
bidang keilmuan dan kesiapan proposal.
“Berbagai strategi dan koordinasi terus
dilakukan secara optimal. Alhamdulillah, seluruh skema riset yang ditawarkan
pada klaster PTNBH dapat kita peroleh tahun ini,” jelas Suharman, kepada
wartawan di Makassar, Senin, 13 April 2026.
Prof Suharman mengingatkan, penyusunan
proposal penelitian harus dilakukan secara matang dan berbasis perencanaan yang
jelas. Setiap proposal diharapkan tidak hanya memenuhi aspek administratif,
tetapi memiliki kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan
masyarakat.
“Penelitian harus disiapkan dengan baik
sejak awal. Ke depan, kami akan terus mendorong dosen untuk mengajukan proposal
pada berbagai skema lain yang tersedia, serta meningkatkan kualitas berdasarkan
masukan dari reviewer,” tambah Suharman.
Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan,
LPPM Unhas akan terus memberikan pendampingan bagi proposal yang belum berhasil
memperoleh pendanaan. Perbaikan akan dilakukan secara sistematis agar dapat
diajukan kembali pada periode berikutnya dengan kualitas yang lebih baik.
“Kami tidak berhenti pada capaian ini.
Justru kami akan terus mendorong peningkatan kualitas proposal agar semakin
kompetitif di berbagai skema pendanaan,” tegasnya.
Adapun total proposal yang diajukan Unhas
pada Program BIMA tahun ini mencapai 1.057 judul penelitian dan 120 judul
pengabdian kepada masyarakat.
Tingginya jumlah usulan tersebut
mencerminkan antusiasme serta produktivitas sivitas akademika dalam
mengembangkan riset dan pengabdian yang berkualitas.
Terkait total pendanaan yang diterima,
hingga saat ini belum terdapat informasi resmi yang diumumkan. Besaran
pendanaan nantinya akan dirilis oleh kementerian terkait dan disampaikan
melalui akun masing-masing peserta. Diperkirakan, pengumuman tersebut akan
tersedia dalam satu hingga dua minggu ke depan.
Dana penelitian BIMA adalah skema
pendanaan yang disediakan oleh Kemdiktisaintek untuk mendukung pelaksanaan
penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di perguruan tinggi. Program ini
tidak hanya berfungsi sebagai sistem pengelolaan, tetapi juga menjadi platform
utama penyaluran hibah yang mencakup berbagai skema penelitian dan pengabdian.
Adapun rincian jumlah penelitian untuk
pendanaan baru tahun 2026 per skema adalah (1) Program Penelitian: PPS-PTM = 41
judul; PPS-PDD = 27 judul, PDP / Dosen Pemula = 20 judul, PFR = 7 judul; Prototipe
= 5 judul; PT-LP = 1 judul, RIKUB = 1 judul. Total Penelitian = 106 judul.
(2) Program Pengabdian kepada Masyarakat: PKM
(Program Kemitraan Masyarakat) = 19 judul; PMP (Program Pemberdayaan
Masyarakat/Pengembangan) = 5 judul; PISN = 1 judul. Total Pengabdian = 25
judul. (kia)
