Patompo Legalkan Judi untuk Bangun Makassar

Pada masa itu ada sejumlah pertanyaan. Dari mana Patompo memperoleh dana untuk mengeksekusi programnya. Rupanya ia “meniru” pola Gubernur Jakarta Ali Sadikin yang melegalkan judi. (int)

 

----

PEDOMAN KARYA

Rabu, 06 Mei 2026

 

Makassar, Unik dan Rumit (3):

 

Patompo Legalkan Judi untuk Bangun Makassar

 

Oleh: Eddy Thamrin

(Cultural Practitioner, Writer, Editor)

 

Setelah Indonesia merdeka, Kota Makassar memiliki wilayah administratif 199,3 km² dengan 15 kecamatan. Dari ujung utara di Biringkanaya sampai selatan di Tamalate.

Pada masa itu ada sejumlah pertanyaan. Dari mana Patompo memperoleh dana untuk mengeksekusi programnya. Rupanya ia “meniru” pola Gubernur Jakarta Ali Sadikin yang melegalkan judi.

Di Makassar, judi legal itu bernama Lotto-lotere Totalisator. Seiring dengan itu berkembang lembar teka-teki yang dijual kepara penjudi. Salah satu teka-teki yang terkenal diberi nama Haji Sulimana.    

Program Wali Kota Drs. H. Baso Amiruddin Maula SH. M.Si ( 1999 -2004 ) yang monumental yaitu keberhasilannya mengawal pengembalian nama Kota Makassar. Kota Ujung Pandang baru berubah namanya kembali menjadi Makassar, pada 13 Oktober, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 86 Tahun 1999. 

Sesuai Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004, luas wilayah Kota Makassar bertambah kurang lebih 4 mil ke arah laut setara dengan 10.000 hektare, sehingga seluruh daratan dan lautan seluas 27.577 hektare.

Selain itu, Amiruddin Maula dikenal berhasil dalam Pembangunan dan Pengembangan Kanal di antaranya kanal Pannampu 4,92 km direncanakan sebagai Kawasan Wisata Terpadu, Kanal Jongaya (9,2 km) dengan jalur jogging dan area interaksi masyarakat. Kanal Sinrijala, 2 km, difungsikan sebagai jantung sistem drainase bagian timur Kota Makassar

Dia pun menetapkan Kawasan Pecinan sebagai tempat wisata unggulan. Membangun Terminal Daya sebagai simpul transportasi utama di kota Makassar.

Pembangunan terminal ini menjadi salah satu proyek infrastruktur penting pada masanya. Selain itu pada masa ini pula dimulai perancangan dan Pembangunan anjungan Pantai Losari. Saai itu diwacanakan akan mereklamasi atau menimbun sekira 100 dari bibir Pantai.

Ilham Arief Sirajuddin (IAS), Wali Kota Makassar 2004–2014, terkenal dengan program modernisasi kota, yang memantapkan akses teknologi melalui Cyber City . Memasang jaringan Wi-Fi publik yang gratis di Kawasan Pantai Losari pada tahun 2008.

Inisiatif di bidang budaya adalah dengan penerapan penulisan aksara Lontara pada ruang publik dan papan nama jalan sebagai identitas lokal. Program pendidikan untuk meningkatkan literasi masyarakat: Makassar Gemar Membaca.

Ia pun sukses meningkatkan pelayanan publik melalui pendekatan partisipasi masyarakat dan pengembangan UMKM.

IAS kemudian melebarkan Jalan AP Pettarani dilakukan tahun 2011, melibatkan sinergi antara Pemerintah Pusat (BBPJN), pemerintah provinsi, dan Pemerintah Kota Makassar untuk mengatasi kemacetan dan kebutuhan infrastruktur.

Dilanjutkan pembangunan Tol Layang Pettarani sepanjang 4,3 km yang ini dibangun sejak April tahun 2018 dan diresmikan Maret tahun 2021 di masa Wali Kota Danny Pomanto.

Pembangunan tol layang yang dilaksanakan dengan nilai investasi sebesar Rp2,243 triliun ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurai kemacetan lalu lintas yang selama ini terjadi di jalan arteri sekitar Kawasan Panakkukang dan Rappocini.

Ruas ini melengkapi ruas tol eksisting Jalan Tol Ujung Pandang pada Seksi I, II hingga IV yang beroperasi dengan sistem terbuka sepanjang 10,4 Km dengan jumlah lajur jalan 2 x 2, lebar 3,50 meter. Jalan Tol Layang menjadi salah satu ikon baru kebanggaan Kota Makassar dan seluruh masyarakatnya, selain jadi sentral point demo mahasiswa Makassar.

 

Makassar Kota Terbahagia di Dunia

 

Danny Pomanto juga dikenal karena melakukan transformasi besar-besaran mengubah wajah kota dengan slogan “Makassar Kota Dunia”.  Meski saat itu Makassar dikenal banyak aksi demonstrasi, prilaku kekerasan.

Makassar dikelola menjadi kota yang nyaman, aman hingga meraih predikat indeks kebahagiaan yang tinggi. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Danny Pomanto, Makassar diakui sebagai salah satu kota terbahagia di dunia, menempati peringkat ke-234 dari 250 kota di dunia berdasarkan Happy City Index 2024.

Sebagai satu-satunya kota di Indonesia dalam daftar ini, Makassar meraih total skor 1230,7, yang mencakup aspek city, government, ekonomi, dan lingkungan. Untuk pelayanan publik dibangun Mal Pelayanan Publik di Kawasan lapangan segitiga atau taman macan.

Selain itu Danny menggencarkan  program Lorong Wisata ( longwis ). Keunggulan utama lorong wisata adalah mengubah lorong permukiman padat yang sempit, kotor, dan kumuh menjadi destinasi yang bersih, kreatif, Instagramable, dan produktif.

Program ini meningkatkan daya tahan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM, menyediakan ketahanan pangan mandiri dengan urban farming, serta memperkuat kohesi sosial Masyarakat.

Kemudian ada program Lorong Sehat (longset). Keunggulan utama program Lorong Sehat (Longset) adalah menciptakan lingkungan yang bersih, asri, dan sehat secara mandiri, sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga melalui penataan lorong.

Program ini mengintegrasikan pemanfaatan lahan sempit untuk budidaya tanaman pangan sayur, pemeliharaan ikan dan udang di kolam mini dan mengubah perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) masyarakat setempat. (bersambung)


.....

Tulisan bagian 2: Pantai Losari Dulu Alami dengan Kampung Nelayan Kumuh


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama