Unhas Siap Terjunkan Tim Ekspedisi Patriot 2026 di Sulsel, Sultra, dan Papua

Pokja Tim Ekspedisi Patriot Universitas Hasanuddin menyelenggarakan Sosialisasi dan Pemasukan Abstrak Tim Ekspedisi Patriot 2026, di Aula LPPM Universitas Hasanuddin, Rabu, 06 Mei 2026. (ist)

 

-----

Jumat, 08 Mei 2026

 

Unhas Siap Terjunkan Tim Ekspedisi Patriot 2026 di Sulsel, Sultra, dan Papua

 

MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Tim Ekspedisi Patriot (TEP) merupakan bentuk kolaborasi antara Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia dengan 10 mitra Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia. Universitas Hasanuddin menjadi satu-satunya mitra PTN yang berasal dari Indonesia bagian timur.

Pokja Tim Ekspedisi Patriot Universitas Hasanuddin menyelenggarakan Sosialisasi dan Pemasukan Abstrak Tim Ekspedisi Patriot 2026, di Aula LPPM Universitas Hasanuddin, Rabu, 06 Mei 2026.

Program ini merupakan langkah awal untuk menjaring ide, gagasan, serta komitmen para akademisi dalam mendukung pembangunan wilayah tertinggal melalui pendekatan berbasis ilmu pengetahuan dan pengabdian masyarakat.

“Kehadiran kita dibutuhkan bagi saudara kita yang tinggal dan berada di tempat yang membutuhkan, bukan hanya di kota-kota besar saja,” kata Sekretaris LPPM Unhas Prof Suharman Hamzah, dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa program ini hadir sebagai wujud nyata upaya negara dalam mendorong pemerataan pembangunan di seluruh penjuru Indonesia.

Program ini dirancang untuk menciptakan pusat-pusat ekonomi baru berbasis kawasan, sebagai langkah strategis dalam mengentaskan kemiskinan di wilayah sasaran.

Dalam kesempatan tersebut, Tim Pokja TEP Unhas juga memaparkan peran aktif Universitas Hasanuddin yang akan menerjunkan para “Patriot” terbaiknya ke tiga wilayah prioritas, yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Papua.

Ketua Pokja TEP Unhas, Dr Ir M Rijal Idrus MSc, turut menyambut hangat kehadiran para peserta. Ia mengajak seluruh peserta untuk menanamkan semangat juang dalam setiap langkah pengabdian.

“Kita harus bisa menjadi Patriot hebat, karena kita hadir sebagai darah Hasanuddin, sang pejuang tangguh, si Ayam Jantan dari Timur,” ujar Rijal, disambut antusiasme peserta yang memenuhi ruangan.

Pada akhir sesi, para panelis memaparkan materi terkait pengenalan Tim Ekspedisi Patriot, pembagian wilayah penugasan untuk Universitas Hasanuddin, serta teknis penulisan dan pengiriman abstrak bagi para dosen yang akan berperan sebagai ketua tim di lapangan.

Kegiatan sosialisasi ini berlangsung interaktif, ditandai dengan antusiasme peserta dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan, mulai dari mekanisme pelaksanaan hingga tantangan lapangan, mencerminkan tingginya minat sivitas akademika untuk terlibat langsung dalam program ini.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir gagasan-gagasan inovatif yang tidak hanya menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah tertinggal, tetapi juga mampu menjadi model pengabdian berkelanjutan yang berdampak nyata.

Tim Ekspedisi Patriot pun diharapkan menjadi wadah bagi insan akademik untuk mengaktualisasikan keilmuan sekaligus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan kebangsaan. (kia)

 


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama