-----
Selasa, 16 Juni 2026
Dosen Unhas Asmi Citra Malina Terpilih
Ikut Australia Award Short Course
MAKASSAR, (PEDOMAN
KARYA). Direktur Inovasi dan Kekayaan Intelektual
Unhas, Asmi Citra Malina SPi MAgr PhD, berhasil lolos sebagai peserta Australia
Awards Indonesia Short Course (AASC) 2026, bertema: “Advancing Research into
Commercialisation” yang diterbitkan
Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Australia.
Program ini merupakan salah satu skema
peningkatan kapasitas profesional yang ditujukan bagi pemimpin, pengelola
inovasi, akademisi, dan pengambil kebijakan yang berperan dalam mempercepat
transformasi hasil penelitian menjadi produk, teknologi, maupun layanan yang
memberikan dampak ekonomi dan sosial.
Asmi Citra Malina mengatakan, proses
seleksi nasional diikuti sekitar 500 pendaftar tapi hanya 25 peserta yang
dinyatakan lolos, termasuk dirinya.
Berdasarkan surat DFAT, program berlangsung
selama April–Oktober 2026 dengan Griffith University sebagai institusi
pelaksana.
Kegiatan mencakup lokakarya pra-program di
Indonesia pada 29–30 April 2026, pelaksanaan kursus intensif di Australia pada
15–26 Juni 2026, serta lokakarya pasca-program pada 26–28 Oktober 2026.
Fokus utama program adalah memperkuat
kapasitas peserta dalam membangun sistem komersialisasi riset yang efektif,
mulai dari pengelolaan kekayaan intelektual, pengembangan kemitraan dengan
industri, strategi transfer teknologi, hingga pembentukan perusahaan rintisan
(start-up) dan spin-off berbasis hasil penelitian.
Melalui pendekatan tersebut, hasil-hasil
riset di perguruan tinggi diharapkan tidak berhenti pada publikasi ilmiah,
tetapi dapat diadopsi oleh dunia usaha dan masyarakat sebagai solusi nyata
terhadap berbagai tantangan pembangunan.
Seluruh peserta memperoleh dukungan penuh
dari penyelenggara, termasuk biaya pelatihan, materi pembelajaran, perjalanan
internasional, akomodasi, visa, asuransi kesehatan selama di Australia, serta
tunjangan hidup selama pelaksanaan program.
Dukungan tersebut dirancang untuk
memastikan peserta dapat berfokus pada proses pembelajaran dan pengembangan
jejaring profesional dengan para ahli, praktisi industri, dan institusi inovasi
di Australia.
Keberhasilan Asmi Citra Malina menjadi
peserta Australia Awards Short Course mencerminkan semakin kuatnya posisi
Universitas Hasanuddin dalam agenda inovasi dan hilirisasi riset.
Dalam beberapa tahun terakhir, Unhas
secara konsisten mengembangkan ekosistem inovasi melalui peningkatan
perlindungan kekayaan intelektual, penguatan kerja sama dengan mitra industri,
serta pendampingan terhadap berbagai produk riset yang berpotensi untuk
dikomersialisasikan.
Partisipasi dalam program ini diharapkan
dapat memperluas wawasan dan jejaring internasional yang akan memperkuat
strategi pengelolaan inovasi di lingkungan Universitas Hasanuddin.
Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh
selama program juga akan menjadi modal penting dalam mendorong percepatan
transformasi hasil penelitian menjadi inovasi yang memberikan nilai tambah bagi
masyarakat, industri, dan pembangunan nasional. (kia)
