-----
Senin, 08 Juni 2026
Jamaluddin Jompa Berencana Bentuk BRIN Unhas
Innovation Center
MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA).
Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Jamaluddin Jompa berencana membentuk BRIN
Unhas Innovation Center (BRIONIC).
BRIONIC bertujuan
untuk integrasi riset, inovasi, industri, dan kewirausahaan berbasis teknologi
dalam satu ekosistem yang mendukung lahirnya solusi-solusi inovatif untuk
menjawab tantangan pembangunan Indonesia, khususnya di kawasan timur.
Rencana tersebut dikemukakan Jamaluddin
Jompa dalam kegiatan “BRIN Goes to Campus” di Aula Arsjad Rasyid, Kampus Unhas
Tamalanrea Makassar, Senin, 08 Juni 2026, yang dihadiri langsung Kepala Badan
Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof Arif Satria.
Prof JJ, sapaan akrab Prof Jamaluddin
Jompa, mengatakan kemitraan antara Unhas dan BRIN terus berkembang secara
produktif sejak tahun 2021.
Berbagai kolaborasi telah terjalin pada
bidang strategis, mulai dari arkeologi, biodiversitas, kemaritiman, kesehatan,
hingga pengembangan material dan biomassa yang mendukung agenda ekonomi hijau
dan bioekonomi nasional.
Secara strategis, kata Prof JJ, BRIN dan
Unhas memiliki visi yang sama untuk menjadikan riset sebagai instrumen
pembangunan yang berdampak.
Karena itu, target jangka panjang yang
ingin dicapai adalah menjadikan Unhas sebagai simpul atau hub riset BRIN untuk
kawasan Indonesia Timur, sehingga mampu menjadi pusat pengembangan ilmu
pengetahuan, inovasi, dan hilirisasi teknologi yang berkontribusi terhadap
pembangunan nasional.
Rencana pembentukan BRIN Unhas Innovation
Center (BRIONIC) menjadi langkah lanjutan yang sangat penting dalam memperkuat
kolaborasi tersebut.
Kehadiran pusat inovasi ini diharapkan
mampu mengintegrasikan riset, inovasi, industri, dan kewirausahaan berbasis
teknologi dalam satu ekosistem yang mendukung lahirnya solusi-solusi inovatif
untuk menjawab tantangan pembangunan Indonesia, khususnya di kawasan timur.
“Kami berharap BRIONIC dapat menjadi
katalisator kolaborasi riset dan inovasi di Indonesia timur, mempertemukan
kekuatan akademik, riset, industri, dan pemerintah dalam menghasilkan solusi
yang berdampak bagi masyarakat,” papar Prof JJ dalam acara BRIN Goes to Campus
yang mengusung tema; “Arah Kebijakan Riset Nasional dalam Mendukung Pembangunan
Daerah yang Berdampak.” (kia)
