-----
Sabtu, 27 Juni 2026
Kain Tenun Toraja Diborong Gubernur Papua Barat
MANOKWARI, (PEDOMAN KARYA).
Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, didampingi jajaran pejabatnya meninjau
langsung kreativitas warga, sekaligus memborong berbagai produk unggulan lokal
pada gelaran akbar “Pameran Harmoni Manokwari”, di Plaza Kampus Universitas
Papua (Unipa), Jumat, 26 Juni 2026.
Pameran yang menjadi bagian tak
terpisahkan dari kemeriahan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional
XIV Tahun 2026 ini, sukses menggandeng 66 peserta dari berbagai sektor.
Mulai dari UMKM binaan pemerintah,
Dekranasda, sektor perbankan, lembaga negara, organisasi perempuan, komunitas
pemuda, hingga stan perwakilan dari 10 provinsi di Indonesia.
Perhatian Gubernur Dominggus tertuju pada
stan milik Kontingen Pesparawi Sulawesi Selatan (Sulsel) yang tampil ikonik
dengan miniatur rumah adat Toraja di bagian depan.
Orang nomor satu di Bumi Kasuari tersebut
sempat tertegun lama, mengagumi detail dan keunikan arsitektur rumah Tongkonan
yang sarat akan ukiran khas 'Negeri di Atas Awan' tersebut.
Rasa penasaran Gubernur pun terjawab lewat
penjelasan hangat dari Koordinator Stan Sulsel, Alfrida Tandi, yang didampingi
oleh Vivi Brouwer (Bendahara Panpel) serta pengurus Ikatan Keluarga Toraja
(IKT) Manokwari.
Mereka memaparkan filosofi mendalam di
balik rumah Tongkonan, sekaligus memperkenalkan deretan kerajinan tangan dan
camilan autentik khas Sulsel yang dipajang di sana.
Terpikat oleh keindahan karya seni khas
Sulawesi Selatan tersebut, Gubernur Papua Barat tanpa ragu dan tanpa menawar
langsung merogoh koceknya.
Ia pun memborong sejumlah Sepu (tas
tradisional Toraja), kain tenun, syal, serta aneka souvenir unik lainnya untuk
dibagikan kepada para staf yang mendampinginya, sebelum kemudian menutup momen
hangat tersebut dengan foto bersama.
Di sela-sela kesibukannya menyapa
pengunjung, Koordinator Stan Sulsel, Alfrida Tandi, bersama Vivi Brouwer
(Bendahara Panpel) mengungkapkan rasa haru dan bangganya atas kunjungan
kehormatan ini. Mereka sangat mengapresiasi kebaikan hati Gubernur Papua Barat
yang tidak hanya singgah, tetapi juga mengapresiasi produk kerajinan unggulan
Toraja.
“Pameran Harmoni ini bukan sekadar
pelengkap kemeriahan Pesparawi, melainkan sebuah ruang perjumpaan yang indah
antara nilai spiritual, kekayaan budaya, dan geliat ekonomi kreatif masyarakat.
Terima kasih banyak Pak Gubernur atas apresiasi dan kunjungannya ke stan kami,”
kata Alfrida. (jw)
