------
Sabtu, 01 Agustus 2026
Bulukumba Juara
Lomba Kelompok Bina Keluarga Lansia
BULUKUMBA,
(PEDOMAN KARYA). Kabupaten Bulukumba keluar sebagai Juara I Lomba
Kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan melalui
BKL Kamase-mase, Desa Bontoharu, Kecamatan Rilau Ale.
Penetapan juara tersebut diumumkan
pada Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tingkat Provinsi
Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang mengusung tema “Ayah Wajib Hadir” dan dipusatkan
di Kabupaten Wajo selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis, 28–30 Juli 2026.
Kabupaten Bulukumba juga ditetapkan
sebagai kabupaten dengan capaian 100 persen sampel keluarga terdata pada
Pemutakhiran Pendataan Keluarga Tahun 2025.
Selain itu, Bulukumba keluar
sebagai Terbaik III Capaian Pelayanan KB Peserta Baru (PB) pada Momentum HUT
Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-75. Juga Terbaik III Capaian Pelayanan Non-KB
Pasca Persalin (Non-KBPP) pada Momentum HUT IBI ke-75, serta Juara Harapan I
Lomba Kampung KB Terbaik Kategori Kabupaten se-Sulawesi Selatan.
Penghargaan atas lima capaian
tersebut diterima oleh Kepala DP2KBP3A Andi Mappatunru Asnur pada Peringatan Harganas
yang diselenggarakan oleh Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan dan dihadiri
para Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) se-Sulawesi Selatan.
Berbagai agenda mewarnai
pelaksanaan Harganas tahun ini, di antaranya Jalan Sehat Keluarga yang dilepas
langsung oleh Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulawesi Selatan bersama
Bupati Wajo, lomba olahraga dan seni seperti domino, karaoke kepala OPD KB
se-Sulsel, lomba yel-yel, lomba memasak DASHAT, pameran UPPKA kabupaten/kota,
hingga lomba cerdas cermat Penyuluh KB.
Selain itu, para Penyuluh KB juga
mengikuti Seminar Service Excellence sebagai upaya meningkatkan kualitas
pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan Gala Dinner
dan Malam Penganugerahan Capaian Program Bangga Kencana Sulawesi Selatan yang
dihadiri pimpinan OPD KB se-Sulsel, para kepala daerah, serta Forum Koordinasi
Pimpinan Daerah Kabupaten Wajo.
Peringatan Harganas ke-33 yang mengusung
tema “Ayah Wajib Hadir”, menekankan pentingnya keterlibatan seorang ayah dalam
proses tumbuh kembang anak.
Kehadiran ayah tidak hanya
diwujudkan melalui pemenuhan kebutuhan ekonomi, tetapi juga melalui
pendampingan sosial, moral, dan emosional yang menjadi fondasi terbentuknya
keluarga berkualitas.
Tema tersebut sekaligus menjadi
pengingat bahwa keterlibatan aktif ayah merupakan salah satu faktor penting
dalam mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. (dar)
