------
Selasa, 11 Agustus 2026
KAMPUS
Sudah Berjuang
Masuk Unhas, Jangan Berhenti di Tengah Jalan
MAKASSAR, (PEDOMAN
KARYA).
Rektor Unhas Prof. Jamaluddin Jompa mengingatkan mahasiswa baru agar
keberhasilan masuk Unhas bukan sebagai tujuan akhir.
Keberhasilan mahasiswa, katanya,
perlu dibangun melalui konsistensi belajar, kedisiplinan, tanggung jawab, dan
kepatuhan terhadap aturan akademik. Integritas menjadi bagian penting dalam
proses tersebut.
Ia juga mendorong mahasiswa baru
untuk membangun kepercayaan diri dan keberanian berkompetisi sejak awal masa
studi.
“Kalian sudah berjuang untuk masuk
Unhas. Jangan berhenti di tengah jalan. Selesaikan pendidikan dengan baik.
Jangan sampai ada yang drop out karena persoalan akademik, dan jangan melakukan
pelanggaran akademik. Jaga integritas sejak awal,” pesan Jamaluddin Jompa pada acara
pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026, di
JK Arenatorium GOR Unhas Tamalanrea, Makassar, Selasa, 11 Agustus 2026.
Ia juga menyebut tradisi prestasi
yang dibangun mahasiswa Unhas menjadi bukti bahwa kampus dari Kawasan Indonesia
Timur memiliki kapasitas untuk menghasilkan mahasiswa yang mampu berkompetisi
di tingkat nasional hingga global.
“Tradisi juara di kampus ini hadir
untuk menghapus rasa minder anak daerah. Ini adalah bukti bahwa kapasitas
mahasiswa di luar Pulau Jawa itu setara. Kita mampu memimpin di kancah nasional
dan siap berkompetisi di level dunia,” tandas Jamaluddin Jompa yang juga akrab
disapa Prof. JJ.
Mahasiswa baru Unhas yang mengikuti
Pengenalan Kehidupan Kampus yaitu sebanyak 10.401 orang, diterima
melalui tiga jalur seleksi, yakni Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP),
Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan Jalur Mandiri.
Sebanyak 3.309 mahasiswa diterima
melalui SNBP, 5.273 mahasiswa melalui SNBT, dan 1.819 mahasiswa melalui jalur
Mandiri.
“Untuk Jalur Mandiri, walaupun kami
diberikan kewenangan menerima hingga 50 persen, Unhas hanya menerima 17,49
persen saja. Proses penerimaan ini kami laksanakan secara independen, dengan
mekanisme seleksi yang dirancang untuk menjaring calon mahasiswa berkualitas,”
jelas Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Muhammad Ruslin,
Dari 10.401 maba tersebut, maba
Fakultas Teknik tercatat paling banyak yakni 1.634, disusul Fakultas Ilmu
Budaya yakni sebanyak 994 maba, Fakultas Ekonomi dan Bisnis sebanyak 868 maba,
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik sebanyak 801.
Fakultas Matematika dan Ilmu
Pengetahuan Alam (FMIPA) sebanyak 694 maba, Fakultas Pertanian sebanyak 658
maba, Fakultas Hukum sebanyak 628 maba, Fakultas Kedokteran sebanyak 610 maba.
Fakultas Ilmu Kelautan dan
Perikanan (FIKP) sebanyak 549 maba, Fakultas Vokasi sebanyak 523 maba, Fakultas
Kesehatan Masyarakat sebanyak 494 maba, Fakultas Kehutanan sebanyak 474 maba,
Fakultas Peternakan sebanyak 427 maba.
Fakultas Teknologi Pertanian
sebanyak 320 maba, Fakultas Keperawatan sebanyak 288 maba, Fakultas Kedokteran
Gigi (FKG) sebanyak 251 maba, dan Fakultas Farmasi sebanyak 188 maba.
PKKMB Unhas 2026 dihadiri Rektor
Unhas Prof Jamaluddin Jompa, para wakil rektor, para dekan, dan unsur pimpinan
lainnya, serta menghadirkan tiga menteri sebagai narasumber, yaitu Menteri
Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional dan Ketua Ikatan Keluarga
Alumni (IKA) Unhas Andi Amran Sulaiman, Menteri Transmigrasi M. Iftitah
Sulaiman Suryanagara, serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
(Diktisaintek) Prof. Brian Yuliarto lewat video. (kia)
