Dosen Unibos Mantan Wartawan PR Mas’ud Muhammadiah Raih Pangkat Profesor

Dosen Universitas Bosowa (Unibos) yang juga mantan wartawan harian Pedoman Rakyat (PR), Mas’ud Muhammadiah, meraih pangkat Guru Besar atau profesor dalam bidang linguistik terapan dan media.


----

Rabu, 07 Januari 2026

 

Dosen Unibos Mantan Wartawan PR Mas’ud Muhammadiah Raih Pangkat Profesor

 

MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Dosen Universitas Bosowa (Unibos) yang juga mantan wartawan harian Pedoman Rakyat (PR), Mas’ud Muhammadiah, meraih pangkat Guru Besar atau profesor dalam bidang linguistik terapan dan media.

Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkatnya dari Lektor Kepala ke Guru Besar dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi diserahkan oleh Kepala LLDikti Wilayah IX Dr Andi Lukman kepada Rektor Universitas Bosowa, Prof Batara Surya, untuk selanjutnya diserahkan kepada Mas’ud Muhammadiyah, di Kantor LLDikti Wilayah IX, Jalan Bung, Makassar, Selasa, 06 Januari 2026.

Kenaikan pangkatnya tersebut ia peroleh sepuluh tahun setelah dirinya meraih gelar doktor dalam bidang Bahasa Indonesia, di Kampus Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar (UNM), Selasa, 03 November 2015.

Ketika itu, Mas’ud dalam disertasinya mengangkat judul: “Analisa Semiotika Bahasa Ragam Jurnalistik dalam Surat Kabar di Indonesia”, dan memertahankan disertasinya di hadapan tim penguji yang terdiri atas Prof Abdullah Dola, Prof Anshari, Prof Akmal Hamsa, Prof Achmad Tolla, dan Prof Jasruddin.

Pria kelahiran Desa Bojo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, 10 Oktober 1963, menjalani masa sekolah di SD di Kabupaten Barru, kemudian pendidikan di SMPN 3 Parepare, dan SMAN 2 di Kota Parepare.

Mas’ud selanjutnya kuliah S1 di IKIP Makassar tahun 1982, tapi setahun kemudian pindah kuliah di Universitas Hasanuddin (Unhas) mengambil Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, tamat tahun 1988.

Di akhir-akhir kuliah S-1, ia aktif sebagai asisten dosen dan menulis artikel di media cetak besar di Makassar, yakni Harian Pedoman Rakyat, dan Harian Fajar. Tamat S-1 mulai melakoni dunia kerja sebagai wartawan di Harian Pedoman Rakyat.

“Saya menjadi wartawan selama sepuluh tahun lebih,” ungkap Mas’ud.

Saat menjalani profesi sebagai wartawan Pedoman Rakyat, Mas’ud kemudian melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 Ilmu Komunikasi, konsentrasi Komunikasi Massa di Unhas, dan selesai tahun 2001.

Kemudian ia terangkat menjadi dosen di Universitas 45 Makassar yang sekarang berganti nama menjadi Universitas Bosowa (Unibos) Makassar. Selanjutnya ia kuliah S3 di UNM dengan mengambil jurusan Pendidikan Bahasa (Indonesia) dan selesai tahun 2015.

“Puji syukur kepada Allah serta terima kasih kepada keluarga dan segenap sivitas akademika Unibos Makassar. Juga seluruh yang terlibat dalam perjalanan hidup saya hingga bisa sampai pada titik puncak gelar akademik ini. Semoga dapat membuahkan manfaat untuk kita semua,” kata Mas’ud Muhammadiah. (asnawin)

 


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama