Kebakaran di Kasimpureng Bulukumba, Kadis Sosial Langsung Serahkan Bantuan

BANTUAN KORBAN KEBAKARAN. Kadis Sosial Bulukumba, Hj. Darmawati (keenam dari kanan) menyerahkan bantuan kepada Alfian, di lokasi bekas kebakaran, Kelurahan Kasimpureng, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Sabtu, 31 Januari 2026. (Foto: Suaedy Lantara)   

----

Sabtu, 31 Januari 2026

 

Kebakaran di Kasimpureng Bulukumba, Kadis Sosial Langsung Serahkan Bantuan

 

BULUKUMBA, (PEDOMAN KARYA). Kebakaran kembali terjadi yang di Jalan KH Agus Salim, Kelurahan Kasimpureng, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Sabtu, 31 Januari 2026. Kebakatan mengakibatkan satu unit rumah hangus rata dengan tanah.

Mengetahui adanya kebakaran tersebut atau kurang dari 24 jam pasca-kebakaran, tim Tagana Dinas Sosial langsung turun ke lokasi kejadian sekaligus melakukan asesmen. Dari asesmen tersebut selanjutnya disampaikan kepada Kadis Sosial Bulukumba Hj. Darmawati SE.

Tak lama kemudian, Kadis Sosial Hj. Darmawati bersama tim Dinsos di antaranya Kabid Linjamsos A.Arif Budiman, Kasi PSKBS/PSKBA Ashar Bohari, Kepala Gudang Logistik Bulukumba Irfandy Halim, Koorkab Tagana Muhammad Idris, dan sejumlah personel TAGANA turun melihat kondisi rumah korban yang sudah rata dengan tanah.

Saat itu juga Kadis Sosial membawa sejumlah bantuan untuk diserahkan kepada korban Alfian didampingi istrinya.

Kepada korban, Kadis Sosial Darmawati menyampaikan, atas nama Pemerintah Daerah, turut berdukacita atas musibah yang menimpa keluarga Alfian.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Sosial, mudah mudahan bantuan ini dapat sedikit meringankan beban bapak dan kami berharap mudah mudahan dibalik musibah ini ada hikmahnya. Sabar ki’ pak,” kata Darmawati.

Usai menerima bantuan, Alfian didampingi isterinya juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Bulukumba melalui Dinas Sosial atas perhatian dan kepeduliannya.

Sekadar diketahui saat terjadi kebakaran, Alfian bersama isterinya sedang berada di tempat jualan nasi kuning di depan Masjid Raya dan rumahnya dalam keadaan kosong.

“Saat kejadian saya sedang menjual nasi kuning di depan Masjid Raya, dan beberapa menit sebelumnya saya sempat pulang jemput anakku. Dan tidak lama kemudian ada yang sampaikan, kalau rumahku terbakar. Dan tak satupun hartaku yang bisa saya kuselamatkan, termasuk pakaian yang sementara dijemur semuanya ikut terbakar,” cerita Alfian sambil menyampaikan sisa pakaian di badan yang tersisa. (Suaedy Lantara)

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama