![]() |
| “Sedikit sekali jamaahnya. Tidak sampai dua puluh orang. Itu pun sudah termasuk jamaah perempuan,” jawab Daeng Tompo’. (ist) |
-----
PEDOMAN KARYA
Senin, 09 Maret 2026
Obrolan Daeng
Tompo’ dan Daeng Nappa’:
Masjid Bagus Saldo
Kas Hanya Rp4 Ribu
“Dimanaki’ tadi malam shalat tarwih?
Tidak adaki kuliat di masjid,” tanya Daeng Nappa’ kepada Daeng Tompo’
jalan-jalan pagi seusai shalat subuh berjamaah di masjid kompleks perumahan.
“Tadi malam saya ke kota dan agak
terlambat pulang, jadi saya singgah di perumahan dekat batas kota. Ternyata itu
termasuk perumahan kelas menengah ke atas. Banyak rumah bertingkat dan
rata-rata ada mobil parkir di setiap rumah. Di situ ada masjid bagus dengan
ukuran sedang. Di situka’ shalat isya dan tarwih,” jelas Daeng Tompo’.
“Berarti banyak jamaahnya?” tanya
Daeng Nappa’.
“Justru itumi yang bikin heran ka,”
kata Daeng’.
“Heran kenapa?” tanya Daeng Nappa’.
“Sedikit sekali jamaahnya. Tidak
sampai dua puluh orang. Itu pun sudah termasuk jamaah perempuan,” jawab Daeng
Tompo’.
“Sedikitnya itu!” seru Daeng Nappa’.
“Dan saya tambah heran sewaktu
protokol naik ke mimbar dan mengumumkan keadaan kas masjid,” kata Daeng Tompo’.
“Heran kenapaki’lagi?” tanya Daeng
Nappa’.
“Protokol mengumumkan saldo kas
masjid malam lalu hanya Rp4 Ribu, ditambah isi celengan hari ini Rp10.000, maka
saldo kas malam ini Rp14 ribu,” kata Daeng Tompo’.
“Sedikitnya itu!” seru Daeng Nappa’.
“Saya tanya pengurus masjid, kenapa
sedikit sekali jamaah. Dia jawab mungkin banyak yang shalat di luar, mungkin ada
juga yang tidak ke masjid,” kata Daeng Tompo’.
“Tapi saldo kas masjidnya kenapa
sedikit sekali. Isi celengannya juga Rp10 ribu ji dalam satu hari,” potong
Daeng Nappa’.
“Itumi yang bikin heran ka’,” kata
Daeng Tompo’. (asnawin)
Senin, 09 Maret
2026
