Indonesia Negara Asia Pertama Ikut Piala Dunia Sepakbola FIFA

Cekoslowakia mengalahkan Belanda dengan skor 3-0 pada putaran pertama Piala Dunia 1938, di Stade Municipal, Le Havre, Perancis, 05 Juni 1938. (int)  

 

------

PEDOMAN KARYA

Kamis, 04 Juni 2026

 

Sejarah Piala Dunia Sepak Bola FIFA (4):

 

Indonesia Negara Asia Pertama Ikut Piala Dunia Sepakbola FIFA

 

Oleh: Asnawin Aminuddin

 

Piala Dunia FIFA 1938 adalah Piala Dunia FIFA ketiga, yang diselenggarakan di Perancis, dari 4 Juni hingga 19 Juni 1938. Italia menjadi juara untuk kedua kalinya secara berturut-turut setelah mengalahkan Hungaria pada pertandingan final dengan skor 4–2.

Pencetak gol terbanyak adalah pemain Brasil, Leônidas dengan 7 gol. Piala Dunia ini menjadi Piala Dunia terakhir hingga tahun 1950. Piala Dunia 1942 dan 1946 dibatalkan karena Perang Dunia II.

Pada Piala Dunia ini, untuk pertama kalinya juara bertahan, Italia lolos ke Piala Dunia secara langsung tanpa kualifikasi bersama Perancis yang merupakan tuan rumah. Sebanyak 37 negara berpartisipasi dalam kualifikasi. Setelah kualifikasi, 16 tim lolos ke putaran final Piala Dunia.

Austria tidak mengikuti Piala Dunia ini karena Anschluss (aneksasi wilayah Austria oleh Jerman Nazi) pada Maret 1938, sehingga tim yang berpartisipasi menjadi 15, dan Swedia langsung melaju ke babak perempat final secara otomatis.

Sementara itu, Indonesia yang saat itu dikenal sebagai “Hindia Belanda” dan mewakili Federasi Sepak Bola Hindia Belanda, melaksanakan debutnya di Piala Dunia pada edisi ini akibat pengunduran diri Jepang dalam kualifikasi.

Dengan itu, Indonesia (Hindia Belanda) menjadi negara Asia pertama yang ikut Piala Dunia Sepak Bola FIFA. Pada putaran pertama (babak 16 besar), Indonesia takluk pada Hungaria dengan skor 6 - 0. Hungaria kemudian menjadi runner-up Piala Dunia 1938 setelah kalah di final dari Italia dengan skor 2-4.

Format pertandingan Piala Dunia 1938 sama dengan empat tahun sebelumnya yakni sistem gugur. Jika pertandingan berakhir imbang setelah 90 menit, maka perpanjangan waktu dimainkan selama 2x15 menit.

Jika skor masih imbang setelah perpanjangan waktu, pertandingan akan diulang. Ini merupakan turnamen Piala Dunia terakhir yang menggunakan format sistem gugur langsung.

 

Hindai Belanda

Hindia Belanda (saat ini wilayahnya masuk ke dalam wilayah negara Indonesia) adalah salah satu peserta Piala Dunia FIFA 1938. Dengan Brasil dan Kuba, mereka adalah satu-satunya peserta non-Eropa di Piala Dunia. Koloni Belanda itu lolos ke babak final tanpa harus memainkan pertandingan kualifikasi, karena lawannya Jepang mundur.

Karena ibu negara Belanda juga ikut ambil bagian, maka lagu kebangsaan Het Wilhelmus terdengar dua kali dalam acara tersebut. Tim hanya terdiri dari pemain dari Nederlandsch-Indische Voetbal Unie (NIVU) dan ketua federasi Belanda, Johannes Mastenbroek bertindak sebagai pelatih.

Asosiasi pribumi PSSI yang bekerja sama dengan NIVU tidak terwakili dan beberapa pemainnya keturunan Tionghoa.

Partisipasi tahun 1938 adalah satu-satunya dalam sejarah Hindia Belanda. Dengan itu, Indonesia (Hindia Belanda) menjadi negara Asia pertama yang ikut Piala Dunia.

Pada tahun 1950 di Piala Dunia berikutnya koloni itu merdeka dan bernegara dengan nama Indonesia. Setelah kemerdekaan, Indonesia tidak pernah berhasil lolos ke Piala Dunia.

 

Lolos ke Piala Dunia Tanpa Bertanding

Hindia Belanda ditempatkan di kualifikasi grup 12 bersama Jepang. Ketika Jepang mundur, FIFA memutuskan bahwa Hindia Belanda harus bermain melawan salah satu negara di grup 11. Amerika Serikat dipilih dengan undian. Pertandingan ini akan dimainkan pada 29 Mei 1938 di Rotterdam di Stadion Feijenoord. Namun, Amerika Serikat juga mundur, sehingga Hindia Belanda lolos ke babak final tanpa bermain.

 

Perjalanan Panjang

Untuk persiapan Piala Dunia 1938, tim melakukan perjalanan panjang dengan kapal ke Belanda untuk berlatih di HBS di Den Haag.

Sebuah pertandingan eksibisi melawan HBS juga dimainkan, yang berakhir imbang 2-2. Mereka juga berlatih melawan HFC Haarlem, pertandingan ini berakhir dengan kemenangan 5-3.

Hindia Belanda hanya memainkan satu pertandingan di Piala Dunia, dengan kekalahan 0-6 dari Hungaria (yang kemudian menjadi runner-up Piala Dunia). Indonesia tersingkir pada putaran pertama dan gagal ke putaran kedua.

Setelah piala dunia, Hindia Belanda bermain melawan tim nasional Belanda pada 26 Juni 1938 pada Olympic Day Run. Pertandingan berakhir dengan skor 9-2 untuk kemenangan tim nasional Belanda. Pertandingan ini tidak dihitung sebagai pertandingan internasional resmi.

 

Pemain Indonesia di Piala Dunia

Sutan Anwar (lahir 21 Maret 1914, usia 24 tahun, klub VIOS Batavia), Leen van Beuzekom, (klub Hercules Batavia), Gerrit Faulhaber (lahir 22 September 1912, usia 25 tahun, klub Go Ahead Semarang).

Jan Harting (klub HBS Soerabaja), Frans G. Hukom (lahir 28 September 1915, usia 22 tahun, klub Sparta Bandung), Frans Alfred Meeng (lahir 18 Januari 1910, usia 28 tahun, klub SVBB Batavia).

Achmad Nawir (lahir 01 Januari 1911, usia 27 tahun, HBS Soerabaja), Isaak “Tjaak” Pattiwael (lahir 23 Februari 1914, usia 24 tahun, klub Jong Ambon Batavia), Jack Samuels (lahir 29 Maret 1918, usia 20 tahun, klub Excelsior Soerabaja).

Suvarte Soedarmadji (lahir 06 Desember 1915, usia 22 tahun, klub HBS Soerabaja), M.J. Hans Taihuttu (lahir 1909, klub Jong Ambon Batavia), Tan Hong Djien (lahir 12 Januari 1916, usia 22 tahun, klub Tiong Hoa Soerabaja).

Tan “Bing” Mo Heng (lahir 28 Februari 1913, usia 25 tahun, klub HCTNH Soerabaja), Tan See Han (lahir            1910, klub Gie Hoo Soerabaja), Rudi Telwe (klub HBS Soerabaja), G. Van Den Burgh (klub SVV Semarang), dan Hendrikus V. “Henk” Zomers (klub Hercules Batavia).

 

.......

Referensi:

Piala Dunia FIFA 1938; https://id.wikipedia.org/wiki/Piala_Dunia_FIFA_1938, dikutip pada Kamis, 04 Juni 2026

Anschluss; https://id.wikipedia.org/wiki/Anschluss, dikutip pada Kamis, 04 Juni 2026

Hindia Belanda pada Piala Dunia FIFA 1938; https://id.wikipedia.org/wiki/Hindia_Belanda_pada_Piala_Dunia_FIFA_1938, dikutip pada Kamis, 04 Juni 2026


.......

Sejarah Piala Dunia Sepak Bola FIFA (3):

Argentina Tidak Turunkan Tim Terbaik, Italia Juara Piala Dunia 1934

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama